Ekaandrisusanto's Blog

Just another WordPress.com weblog

snow fall into semeru land – salju turun di gunung semeru

leave a comment »

Bukti adanya salju turun di tenda pada saat camp di ranukumbolo

salju ini turun pada malam harinya walaupun sedikit dan lembut jatuhnya seperti huan gerimis yang amat dingin

Sepatu berselimut sisa2 es salju yang turun pada malam harinya

Kerlip bintang  mulai memudar berganti cahaya sang mentari yang hendak mengucapkan selamat pagi. Ufuk timur mulai memancarkan jingga yang menawan. Meski hanya dilihat dari tenda, ia tetap memesona.

Penasaran mendengar cerita yang mereka bawa. Hingga akhirnya satu persatu datang dengan segala ekspresi yang mereka keluarkan. Ternyata dari semua orang yang berusaha menuju puncak, namun tidak semua berhasil mencapai puncak. Tidak berhasil? Belum berhasil. Suatu saat nanti, bisa dicoba lagi.

Di luar dari jam yang diperkirakan untuk semua bisa kembali ke tenda. Ucapan selamat terucapkan bagi kita semua yang telah berusaha. Puncak bukan segalanya, yang terpenting adalah kebersamaan kami semua.

Setelah dari Kalimati, kami berkemah lagi di Ranu Kumbolo. Tepat di bibir danau tenda kami dirikan. Masak-memasak kembali kami lakukan untuk memenuhi hak perut yang mulai berdendang. Menu nasi liwet, spageti, dan kering tempe menjadi hidangan yang menyenangkan. Di dalam tenda kami menghabiskan apa yang terhidang, tapi sayang tidak semua ikutan.

Ranu Kumbolo, 4 September 2011

Sinar jingga kembali kulihat.  Ranu kumbolo yang semakin memikat. Kemilau pantulan mentari begitu hangat. Hingga ku tak ingin waktu berlalu dengan cepat.

Sisa musim kemarau bulan Juli-Agustus masih terasa. Suhu udara mencapai minus 6 derajat. hujan salju tipis yang turun pada pukul 02.00 dini hari menyisakan salju  yang menempel di tenda-tenda kami berupa kristal es salju  menjadi sebuah pengalaman yang tak terlupakan.

Ranu Kumbolo adalah danau gunung yang berada di ketinggian 2.400 mdpl, dengan luas sekitar 14 hektar.Kalau melihat Ranu Kumbolo, maka seketika aku seperti kembali pada beberapa tahun lalu, dimana saat diminta melukiskan pemandangan maka dengan sangat lancar tangan kanan akan menggoreskan pensil membentuk dua lengkungan. Di tengahnya terdapat lengkungan kecil yang menggambarkan seolah-olah itu matahari. Ya..seperti itulah tampilan Ranu Kumbolo jika dilihat dari sisi barat.

Foto-foto sudah. Sarapan pagi pun sudah meskipun cuma menu seadanya, menghabiskan bahan makanan yang kami bawa. Dan sekarang waktunya melanjutkan perjalanan kembali pulang.

Matahari terus beranjak dari peraduan, sehingga mengharuskan kami untuk segera bergegas meninggalkan tempat seindah ini agar tidak terlalu sore sampai di Ranu Pani.

Di tengah jalur kami menemukan sisa kebakaran hutan. Asap putih dan batang kayu serta ranting yang telah berubah menjadi arang hitam. Mungkin kejadiannya malam. Semoga tidak berkelanjutan.

Alhamdulillah, kami semua sampai di Ranu Pani sesuai dengan tenggat waktu yang diperkirakan. Tak kekurangan satu apapun. Riri yang sudah sampai lebih dulu telah berhasil menyewa jip untuk kami pulang. Hhmm.. rasanya kami belum ingin pulang, masih ada waktu libur yang sayang untuk dilewatkan.

Tim Semeru Fun Hiking utuh kembali seperti awal keberangkatan, 20 orang. Kami menuju Bromo dan menginap semalam di Cemoro Lawang sebelum benar-benar kembali pulang ke Gresik  – jawa timur.

untuk melihat videonya silahkan klik disini.

Written by EKA ALONE

November 24, 2011 pada 6:06 am

Ditulis dalam Fashion & news

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: