Ekaandrisusanto's Blog

Just another WordPress.com weblog

Indonesia saat berlaga di piala dunia 1938 – indonesia in worldcup 1938

with 6 comments

Sulit untuk mengakomodasi popularitas sepak bola di Indonesia menjadi sebuah kompetisi karena situasi geografis, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Hampir 200 juta orang (tersebar di lebih dari 10.000 pulau, di 1.948.732 km persegi) harus bersaing di satu kompetisi, Kompetisi Liga Indonesia (Liga Indonesia) atau Liga Indonesia. Awal 1994/1995, 33 klub berkompetisi di Liga Indonesia. Kembali ke hari-hari awal, itu adalah Belanda yang memperkenalkan sepakbola ke Indonesia. Dan luar biasa, Indonesia muncul di final dua kompetisi sepak bola utama, sepakbola Piala Dunia dan Olimpiade. Pada tahun 1930, enam kabupaten dari al penjuru negeri membentuk kompetisi sendiri di Medan (Sumatera Utara), Surabaya (Jawa Timur), Semarang (Jawa Tengah), Bandung (Jawa Barat), Timur (pulau Sulawesi, Maluku, Sunda Kecil ), dan Bardjarmasin (Kalimantan). Mereka semua berafiliasi dengan NIVU (Belanda Asosiasi Sepak Bola di India).

Sementara itu Federasi Sepakbola Seluruh Indonesia – Asosiasi Sepak Bola Seluruh Indonesia – didirikan di Yogya juga tahun bahwa pada Sabtu, April 19-1930. Pertemuan tersebut diadakan di Yogyakarta Societeit Hadiprojo. Tujuh County dari seluruh pulau Jawa, bertindak sebagai anggota pendiri, yang VIJ (Jakarta), diwakili oleh Soekardi, BIVB (HDMI) diwakili oleh Mr Syamsoedin, MIVB (Magelang) diwakili oleh E. Mangindaan, mvb (Madison ), diwakili oleh M. Dharsono, SIVB (Surabaya) diwakili oleh R. Pamoedji, VVB (Surakarta), diwakili oleh Saronto, Soedaryo Tjokrosisworo dan Soetarman, dan PSM (Yogyakarta), diwakili oleh HA Hamid, Daslam, dan Amir Noto. Ketua pertama – dipilih oleh suara – PSSI adalah Ir. Soeratin Sosrosoegondo. Tiga nama ada di sana untuk memilih organisasi baru, 1. PSSI (Persatuan Seluruh Indonesia Sepakraga), 2. INVB (Nasional Indonesische Voetbal Bond), 3. PVBI (Voetbal Obligasi Asosiasi Indonesia). Kadang sebelumnya, sebuah organisasi sepak bola Indonesia, Kadang sebelumnya, sebuah organisasi sepak bola Indonesia, disebut IVB (Indonesische Voetbal Bond) lahir di Surabaya, tetapi delegasi dari Surabaya Yogyakarta memutuskan untuk membubarkan IVB dan kemudian bergabung dengan organisasi baru. Semua delegasi yang bernama organisasi baru mereka sebagai PSSI. PSSI dan komite pertama:

Chairman: Ir. Soeratin Sosrosoegondo 
Vice Chairman: H.A Hamid 
Secretary I: R.Md Amir 
Secretary II: R. Soetjitro 
Treasurer; Anwar Noto 
Commissioner of Central Java (in Solo): Sastrosaksono 
Commissioner of Wet Java (in Bandung): R Atot Soeriawinata 
Commissioner of East Java (in Surabaya): Mr. Dr. Ng.Soebroto 
Competition chief: T. Soetarman 
Promotion: R. Soedaryo Tjokrosisworo 
Consul: Sjamsoedin (Jakarta), Soetarman (Surakarta), and R. Pamoedji (Surabaya)

Tim Indonesia saat berlaga di piala dunia 1938

Tim Nederland Indische Voetbal Unie (NIVU) yang bermain di putaran final Piala Dunia 1938. Dari kiri ke kanan (depan): Telwe, Hukom, Pattiwael, Soedarmadji, Tan See Han dan Hong Djin. Kembali baris: Anwar, Dorst, Bing Heng MB, Van der Burg, Faulhaber .*

Sebagai bagian dari tim Hindia Belanda, indonesia merupakan wakil tim kolonial “Indische Voetbal Unie Nederland” (NIVU) untuk lolos ke Piala Dunia 1938 di Prancis, tetapi dikalahkan di babak pertama.

Statistik Piala Dunia 1938 Prancis

PIALA Dunia 1938 merupakan Piala Dunia FIFA ke-tiga, dilangsungkan di Prancis dari tanggal 4 Juni sampai 19 Juni.Pada Piala Dunia ini, untuk pertama kalinya juga sang juara bertahan, Italia lolos ke Piala Dunia secara langsung tanpa kualifikasi bersama Prancis yang merupakan tuan rumah.
37 negara ikut kualifikasi, dan setelah kualifikasi, 16 tim lolos ke putaran final Piala Dunia. Sayang, ketidak ikutsertaan Austria membuat negara yang ikut serta tinggal 15 saja.

Perlu dicatat juga, bahwasanya Indonesia melakukan debutnya di Piala Dunia ini, yang juga merupakan debut peserta dari zona Asia karena ketika kualifikasi berlangsung, negara Jepang tak mau ikut. Indonesia yang saat itu dikenal sebagai “Hindia-Belanda” (mewakili federasi sepak bola Hindia-Belanda, NIVU) terpaksa kalah 0-6 dari Hongaria.

STADION PERTANDINGAN
Penyelenggaraan turnamen di laksanakan di 10 kota dengan menggunakan 11 stadion
1. Stade du Fort Carre, Antibes
2. Parc Lescure, Bordeaux
3. Stade Cavee Verte, Le Havre
4. Stad Victor Boucquey, Lille
5. Stade Gerland, Lyon (satu-satunya pertandingan yang dibatalkan)
6. Stade Velodrome, Marseille
7. Stadion Parc des Princes, Paris
8. Stade Olympique de Colombes, Paris
9. Velodrome Municipal, Reims
10. Stade de la Meinau, strasbourg
11. Stade Chapou, Toulouse
SEKILAS PARTAI FINAL
Pada pertandingan partai final melawan Hungaria, dengan mengandalkan permainan cepat, Italia mencetak sejarah yakni negara pertama yang dua kali memenangi Coupe de Monde.
Di atas lapangan Silvio Piola dan Gino Colaussi menjadi pahlawan Negeri spageti dengan masing-masing mencetak 2 gol.

STATISTIK TURNAMEN
Tuan rumah : Prancis

Waktu : 4 Juni – 19 Juni 1938
Tim Finalis : 15 Negara
Jumlah pertandingan : 18
Juara : Italia
Runner-up : Hungaria

Partai Perdana
Pertandingan : Swiss vs Jerman (1:1)
Waktu : 4 Juni 1938

Tempat : Stadion Parc des Princes, Paris
Wasit : Jan Langenus (Belgia)
Hakim garis : –
Pencetak gol pertama : Gauchel (Jerman) 29’
Jumlah kartu kuning : –
Jumlah kartu merah : –
Jumlah penonton : 27.000 orang

Partai Final
Pertandingan : Italia vs Hungaria (4-2)
Waktu : 19 Juni 1938
Tempat : Stade Olympique de Colombes, Paris

Pencetak gol : Colaussi – 2, Piola – 2 (Italia), Titkos, Sarosi (Hungaria)
Wasit : George Capdeville (Prancis)
Hakim garis :
Jumlah kartu kuning : –
Jumlah kartu merah : –
Jumlah penonton : 45.000 orang

ITALIA: Aldo Donati (MF), Aldo Olivieri (GK), Alfredo Foni (DF), Amedeo Biaviati (FW), Bruno Chizzo (FW), Carlo Ceresoli (GK), Eraldo Monzeglio (DF), Gino Colaussi (FW), Giovanni Ferrari (MF), Giuseppe Meazza (FW), Guido Masetti (GK), Mario Genta (MF), Mechele Andreolo (MF), Perazzolo (MF), Piero Pasinati (FW), Pietro Ferraris (FW), Pietro Rava (DF), Pietro Serantoni (MF), Renato Olmi (MF), Sergio Bertoni (FW), Silvio Piola (FW), Ugo Locatelli (MF), Vittorio Pozzo (Coach).

HUNGARIA : Antal Szabo (GK), Antal Szalay (MF), Bela Sarosi (MF), Dani Biro (FW), Ferenc Sas (FW), Geza Toldi (MF), Gyorgy Sarosi (MF), Gyorgy Szucs (FW), Gyula Polgar (MF), Gyula Zsengeller (FW), Istvan Balogh (MF), Janos Dudas (MF), Jeno Vincze (FW), Jozsef Hada (GK), Jozsef Turay (MF), Lajos Koranyi (DF), Laszlo Cseh (FW), Pal Titkos (FW), Palinkas (GK), Sandor Biro (DF), Vilmos Kohut (FW), Alfred Schaffer (Coach).

Catatan Penting
Pemain terbaik : –
Penjaga gawang terbaik : –
Tim fair play/terbaik : –
Top score : Leonidas da Silva (Brasil) 8 gol
Kartu kuning pertama : –
Kartu merah pertama : –
Jumlah gol : 84 (4,67 gol per pertandingan)
Jumlah penonton : 483.000 (26.833 orang per pertandingan)

STATISTIK PERTANDINGAN

BABAK PERTAMA
4 Juni 1938 Swiss vs Jerman (1:1)(1:1)(1:1)
5 Juni 1938 Prancis vs Belgia (3:1)(2:1)
5 Juni 1938 Kuba vs Rumania (3:3)(3:3)(1:1)
5 Juni 1938 Hungaria vs Indonesia Hindia Belanda (6:0)(4:0)
5 Juni 1938 Italia vs Norwegia (2:1)(1:1)(1:0)
5 Juni 1938 Brasil vs Polandia (6:5)
5 Juni 1938 Cekoslowakia vs Belanda (3:0)
9 Juni 1938 Kuba vs Rumania (2:1)(0:1)
9 Juni 1938 Swiss vs Jerman (4:2)(1:2)
BABAK PEREMPAT FINAL
12 Juni 1938 Brasil vs Cekoslowakia (1:1)(1:1)(1:0)
12 Juni 1938 Swedia vs Kuba (8:0)(4:0)
12 Juni 1938 Prancis (3:1)(1:1)
12 Juni 1938 Hungaria vs Swiss (2:0)(1:0)
14 Juni 1938 Brasil vs Cekoslowakia (2:1)(0:1)
BABAK SEMIFINAL
16 Juni 1938 Italia vs Brasil (2:1)(0:0)
16 Juni 1938 Hungaria vs Swedia (5:1)(3:1)

BABAK FINAL

Perebutan Juara Ketiga
19 Juni 1938 Brasil vs Swedia (4-2)(1:2)
Perebutan Juara Pertama
19 Juni 1938 Italia vs Hungaria (4:2)(3:1)

 

Penjaga gawang Brasil, Valter sedang menghalau bola saat berhadapan dengan Italia. Hasil akhir 2-1 untuk Italia (1938 FIFA World Cup France).

free counters

Perkembangan dan sejarah era sepakbola baru indonesia

Pada tahun 1949, pemerintah baru Indonesia menetapkan nama PSSI sebagai asosiasi (Asosiasi Sepak Bola Seluruh Indonesia) dan memperkenalkan nasional pertama kejuaraan PSSI pada tahun 1951. Indonesia adalah juara pertama Persebaya Surabaya (Jawa Timur). PSSI masih pada tahun 1951 membuat debut internasional pada Asian Games di New Delhi. Tapi mereka kalah dari India, Afghanistan, Burma, dan Iran. Pokoknya, kemenangan pertama datang ketika dalam perjalanan pulang dari New Delhi mereka mengalahkan Singapura Seleksi 4-1 di Singapura. Ini merupakan kemenangan pertama bagi Tim Nasional Indonesia dan diikuti oleh persekutuan menang atas Hong Kong dan Filipina 4-1 dan 5-0 pada tahun 1953. Belakangan tahun itu kehilangan 0-2 PSSI Stadion Utama Senayan di Jakarta untuk tim nasional Yugoslavia, tetapi terus mengalami pemain lebih tajam daripada sebelumnya dan siap untuk langkah besar berikutnya, Olimpiade.

Pada tahun 1956, Indonesia maju ke final Olimpiade di Melbourne – dan melakukan yang tak terpikirkan – Rusia ditahan imbang tanpa gol perkasa sebelum kalah 0-4 replay. Di antara pemain tim Rusia adalah kiper terkenal mereka, Im “Black Spider” Yashin. Ini benar-benar dua momen besar dalam sejarah sepak bola Indonesia. Dan orang di belakang sejarah Yugoslavia adalah pelatih guru, Tony Pogaknik.
Meskipun Stadion Utama Senayan di Jakarta adalah stadion terbesar di Asia Tenggara, merekam memiliki tim nasional yang besar. Tim nasional Indonesia telah gagal dalam kualifikasi untuk Piala Dunia. Dan sejak 1956, tim nasional belum pernah mencapai final Olimpiade. Masih pementasan amatir kompetisi sejak awal, PSSI meluncurkan Liga Premier pertama disebut Galatama atau semipro liga kembali ke 1981. Juara pertama kompetisi ini adalah Warna Agung-Jakarta dengan pemain mereka sangat berbakat dan bintang-bintang, internasional Indonesia, Ronny Pattinasarani.
Pada tahun 1985, Indonesia memiliki seri kualifikasi Piala Dunia terbaik bagi tim tampaknya menjadi Hindia Belanda pada Piala Dunia 1938 di Tour de France terakhir. Setelah mengatasi India, Thailand dan Bangladesh di Grup Sup-3 Grup B, Indonesia telah mengalami hanya Korea Selatan adalah tim yang lebih baik. Indonesia kehilangan permainan dan kembali ke finalis di Piala Dunia. Dari musim 1993/1994, Liga Premier dan amatir yang blent Galatama dalam kompetisi Liga Indonesia atau disebut Indonesia Liga Premier. Itu sangat penting untuk sepakbola Indonesia setelah bertahun-tahun begitu banyak persaingan [berguna] belakang layar antara resmi amatir dan semi pro. Dan juara pertama kompetisi itu Persib Bandung, Jawa Barat. Musim berikutnya, klub lain di Jawa Barat, Bandung Raya memenangkan kompetisi. Tapi Persib Bandung Raya dan dikalahkan di final Piala Asia dan Pemenang Piala Asia (seperti Bandung Raya lebih suka membiarkan finalis, PSM Ujungpandang dimainkan di Asia
Prakata :
Apakah Indonesia pernah berlaga di Piala Dunia? demikian pertanyaan dari sebagian kalangan

dari data resmi FIFA, Indonesia memang pernah berlaga di Piala Dunia, tepatnya 1938 di Prancis, pada masa itu Indonesia masih dibawah wilayah pendudukan Belanda, atau yang lebih di kenal Ducth east Indies, dan merupakan tim pertama dari kawasan benua Asia yang berlaga di worldcup

Meskipun akhirnya timnas di masa itu dikalahkan oleh Hungaria yang kemudian menjadi finalis dengan skor 0-6, kiprah tersebut tercatat di dalam tinta emas sejarah PSSI dan AFC

squad pada masa itu adalah
Mo Heng TAN (GK), Achmad NAWIR, hong Djien TAN,Frans MEENG,Tjaak PATTIWAEL, Hans TAIHUTTU, Suvarte SOEDERMADJI, Anwar SUTAN, Henk ZOMERS, Frans HUKON, Jack SAMUELS

Substitute(s)
J. HARTING (GK), Mo Heng BING, DORST, TEILHERBER, G. FAULHABER, R. TELWE,
Se Han TAN, G. VAN DEN BURG

Coach
Johannes VAN MASTENBROEK (NED)

apabila kita melihat skuad diatas dapat disimpulkan bahwa timnas merupakan representasi banyak suku dan golongan di indonesia termasuk thionghoa, dan Belanda sendiri,

keikutsertaan Dutch east indies bukan semata undangan, namun melului pra kualifikasi, menghadapi Jepang, namun karena situasi sosial dan keamanan pada masa itu, jepang menungundurkan diri

dan prestasi Dutch east Indies sebelum 1938 menurut berbagai catatan cukup di segani, bahkan china, australia pernah mengadakan ujicoba dengan timnas pada masa itu, bahkan salah satu koran australia mengabarkan bahwa di wilayah Jawa khususnya sepakbola merupakan Olahraga terpopuler di masa itu

adalah tidak berlebihan apabila PSSI didirikan 1930 atas jasa dari Ir Soeratin,jauh sebelum Indonesia merdeka, dan bahkan merupakan salah satu organisasi yang pertama menggunakan nama Indonesia, sebagai wadah persatuan klub-klub yang pada masa tersebut banyak tersebar di seluruh tanah air , dan sekaligus sebagai sarana perjuangan dan pergerakan bangsa dalam menghadapi penjajahan Belanda

sehingga hendaknya kita tidak boleh merasa Inferior, sepakbola mempunyai sejarah panjang bagi bangsa indonesia,dan kita pernah disegani setidaknya di tahun 1930an hingga 1970-an, dan kita mungkin rindu akan hal itu………:)

sumber:
http://www.ozfootball.net/museum/images/stories/
http://id.wikipedia.org/wiki/Piala_Dunia_FIFA_1938
http://members.fortunecity.com/jftamaela/pssi.html
dsb

ACHMAD NAWIR : kapten TIMNAS di WORLD CUP 1938!! [PICS]
Seperti yang kita ketahui, Indonesia, di bawah nama Hindia Belanda adalah tim Asia pertama yang berpartisipasi di Piala Dunia, tepatnya tahun 1938. Hindia Belanda hanya sekali bermain yakni melawan Hungaria dan kalah 6-0.

Sosok yang paling terkenal hingga saat ini adalah Achmad Nawir, yaitu kapten timnas Hindia Belanda pada saat itu. Saya sudah mencari lewat gugle foto2 timnas HB, tapi yang sy temukan hanya foto ini:

krn ga puas, sy coba cari pake bahasa belanda (biasanya belanda kan nyimpen sejarah2 indonesia) pake gugle translator.

akhirnya saya menemukan foto Achmad Nawir, nih:

Original Caption (dlm bhs blanda): Kapten Puck van Heel dan Kapten Hindia Belanda memasuki lapangan pertandingan, diikuti oleh pemain lain.
Ini artinya yang sebelah kiri adalah Achmad Nawir, karena ia adalah kapten Timnas HB pada saat itu

Original Caption (dlm bhs belanda): A defender of the Dutch East Indies comes too late to prevent a Dutch hit. Netherlands – Dutch East Indies (9-2), played on June 26, 1938 in the Olympic Stadium in Amsterdam. All Photos of the National Archives.

Original Caption (bhs blnda):
The players of the Dutch team and Dutch East Indies team are presented to Prince Bernhard by official Karel Lotsy and captain Puck van Heel.

Timnas Hindia Belanda berbaris di Reims, Prancis tahun 1938 untuk menghadapi Hungaria

Klub Post Banko, di Sumatera Selatan

Klub SVVB Batavia, 1929

Written by EKA ALONE

Juli 30, 2011 pada 9:55 am

Ditulis dalam Sports

Tagged with

6 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Hebat…. fotonya jadul bangeeeeet…😯

    Asop

    Juli 30, 2011 at 11:13 am

  2. fotonya jadul bangeeeeet…Hebat….

    dohan

    Juli 31, 2011 at 9:40 am

  3. Wah, apakah Indonesia bisa masuk Piala Dunia lagi.
    Ingat ! “Piala Dunia” bukannya ikut PRA Piala Dunia saja. tetapi harus lolos ke Piala Dunia.

    Alive

    Agustus 10, 2011 at 10:32 am

  4. haloo… salam kenal, saya Innes. waah fotonya bagus-bagus sekali. semua hasil googling kah? kebetulan saya juga sdg riset ttg sejarah sepakbola indonesia, saya sempat cari foto-foto lama di perpus nasional dan arsip nasional tp susah bgt dpt foto yg tahun 1938. kalau ada info soal tempat utk bs nemuin foto-foto lama itu, mau banget lho! thanks😀

    Innes

    Februari 2, 2012 at 5:49 pm


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: