Ekaandrisusanto's Blog

Just another WordPress.com weblog

PETUNJUK PRODUKSI LAPIS LISTRIK SENG

leave a comment »

PETUNJUK PRODUKSI
LAPIS LISTRIK SENG
I.PENDAHULUAN

Proses pelapisan seng dengan menggunakan logam seng sebagai anoda terhadap logam
ferro, merupakan salah satu cara untuk melindungi logam tersebut terhadap serangan
korosi, dan menambah keindahan logam tadi. Mengingat sifat logam seng itu lebih
anodik daripada logam ferro, maka sistem perlindungan dengan menggunakan logam
seng dari serangan korosi itu sangat baik.

Untuk lebih mengetahui proses lapis listrik seng, maka perlu kiranya disertai dengan
praktikum proses lapis listrik seng. Petunjuk produksi yang akan disajikan ini, hanya
memuat ketentuan-ketentuan umum yang biasa dilakukan pada suatu kegiatan
laboratorium dan pilot plan. Jadi dalam aplikasi yang mungkin akan praktikan lakukan
pada instansi dimana praktikan lakukan pada instansi dimana praktikan bekerja perlu
kiranya penyesuaian/modifikasi dengan keadaan perusahaan, kondsi perusahaan dan
sarana tempat yang memadai.

Walaupun demikian pelatihan produksi ini dapat memberikan pengalaman dan
data/informasi dari suatu proses lapis listrik seng.Demi menjaga keselamatan praktikan,
maka diharuskan menggunakan alat-alat pengaman seperti sarung tangan karet, maasker,
baju khusus dan lain-lain.

II. PEMBUATAN ALKALINE DEGREASING

Pekerjaan ini bertujuan untuk membersihkan benda kerja dari lemak atau minyak tersebut sangat mengganggu pada proses pelapisan, karena mengurangi daya hantar listrik atau mengurangi kontak antara lapisan dengan logam dasar.

Pencucian dengan alkalin digolongkan ke dalam dua macam cara, yaitu dengan cara biasa
(alkalin degreasing) dan dengan cara elektro (electrolitic degreasing).
Komposisi Larutan pencuci dengan Alkalin
(Alkalindegreasing) untuk Besi/Baja
III. PEMBUATAN ACID PICKLING
Pencucian dengan asam adalah bertujuan untuk membersihkan permukaan benda kerja
dari oksida atau karat dan sejenisnya secara kimiawi melalui pencelupan. Larutan asam

(pickling) ini diperoleh dari pencampuran air bersih dengan asam , antara lain yaitu:
a. Asam chlorida (HCL)
b. Asam sulfat (H2SO4)_atau
c. Campuran H2SO4 dan asam Fluorida (HF)

Untuk logam dasar baja umumnya menggunakan asam chlorida (HCL) dengan kondisi
sebagai berikut:
– Konsentrasi
HCL
: 3-12% x Volume
– Suhu operasi
: 40º C
– Lama pencelupan
: 5-15 menit
Bila menggunakan larutan asam sulfat (H2SO4) , maka kondisinya untuk pencucian baja

adalah:
Konsentrasi H2SO4 :10 – 40% x volume
Suhu operasi

: 60 – 90 °C
Waktu pencelupan
: 5 -15 menit

Untuk barang-barang baja/besi cor yang mengandung sisa-sisa pasir dapat digunakan larutan campuran dari asam sulfat dan asam fluoboric, sebab larutan ini dapat berfungsi selain untuk menghilangkan oksida/serpihan juga dapat membersihkan sisa-sisa pasir yang nempel pada benda kerja, sedangkan komposisi dan kondisi operasinya adalah seperti pada tebel 3 dibawah ini .

IV. PELAPISAN SENGBahan
Komposisi/Kondisi
Asam sulfat (H2SO4)
5 – 7% x volume
Asam fluoboric (HF)
3 – 5% x volume
Temperatur
50 – 58°c
Waktu Pencelupan
4 jam
IV. PELAPISAN SENGBahan

Proses pelapisan menggunakan larutan elektrolit sianida dengan alasan teknis
tertentu.
1. Komposisi elekrolit adalah sebagai berikut:

Natrium Hidroksida…………………….90 gr/lt Natrium Cyanida………………………….50 gr/lt Zinc Oksida (ZnO)……………………….40 gr/lt Natrium Bicarbonat………………………2 gr/lt Brightener Zinc……………………………4 cc/lt Bright Purifier……………………………..1 cc/lt

2.Prosedur membuat larutan electrolit seng
Bersihkan bak untuk elektrolit.
Sediakan alat-alat bantu seprti pengaduk, gelas ukur, timbangan, alat-alat
scearing, pH meter, thermometer, Beume meter.
Timbang menurut bahaan kimia menurut komposisi diatas dan kalikan
menurut jumlah elektrolit yang dibutuhkan.
Isi bak dengan air bebas mineral sebanyak 1/3 volume
Masukan NaOH sambil diaduk.
Buat slurry ZnO pada tempat lain.
Larutkan slurry tersebut pada larutan sebelumnya.
Tambahkan zinc dust kedalam larutan dan aduk hingga 1 jam.
Tambahkan Na2CO3 kedalam larutan dan aduk hingga merata.
Biarkan beberapa saat dan kemudian disaring (biarkan selama ½ jam)
Tambahkan brightener zinc dan aduk hhingga merata.
Biarkan beberapa saat dan saring.
Tambahkan bright purifier dan sebelumnya diencerkan dalam air.
Tambahkan hingga volume yang diinginkan
3.Prosedur lain produksi seng.
Siapkan benda keja yang akan dilapis dan diukur luasnya.
Lakukan proses pemolesan atau disikat dengan kawat baja.
Lakukan proses degeasing
Bilas dengan air bersih.
Lakukan proses pickling (cuci asam) 15% HCl.
Bilas dengan air.
Gantungkan benda kerja pada kutub negatif.
Celupkan pada larutan elektrolit seng.
Atur ampere yang akan digunakan

Kondisi operasi :
Rapat arus……………..Amp/dm2
pH

Angkat benda kerja
Bilas dengan air.
Celupkan benda kerja pada bak nitrasi.
Bilas dengan air
Lakukan proses kromatasi
Bilas dengan air.
Keringkan benda kerja.
V. PENUTUP

Sebagaimana telah disebutkan pada pendahuluan bahwa setiap proses lapis listri mempunyai variasi dan kondisi minimum yang harus dipenuhi, apabila berbeda pada aplikasinya, seperti halnya industri yang menggunakan sistem ban berjalan (kontinyu) dengan peralatan full automatic maka pada dasarnya sama, hanya untuk industri yang demikian terlebih dahulu dicoba dan kemudian diprogram untuk keperluan kelancaran pabrik tersebut.

Written by EKA ALONE

Juli 22, 2010 pada 2:32 am

Ditulis dalam Educations & sains

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: